Berita DPRD MAKASSAR
Beranda » Berita » Kebakaran Makassar Capai 402 Kasus, DPRD Kawal Penambahan Armada Damkar

Kebakaran Makassar Capai 402 Kasus, DPRD Kawal Penambahan Armada Damkar

(FOTO/IST)

KAREBAKINI.COM, MAKASSAR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat 402 kejadian kebakaran hingga akhir Oktober 2026. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir dan melampaui jumlah kejadian sepanjang tahun sebelumnya.

Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan peningkatan kasus dipengaruhi musim kemarau panjang serta kebakaran lahan kosong dan tumpukan sampah yang tidak terpantau.

“Sekarang sudah 402 kasus. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama, apalagi kita masih berada di akhir Oktober dan belum memasuki Desember,” ujar Fadli usai Upacara Hari Sumpah Pemuda di Balai Kota Makassar, Rabu, 28 Oktober 2026.

Data Damkarmat menunjukkan jumlah kebakaran tercatat 138 kasus pada 2021, 151 kasus pada 2022, 395 kasus pada 2023, 383 kasus pada 2024, dan 258 kasus pada 2025. Hingga Oktober 2026, jumlahnya telah mencapai 402 kasus.

Di tengah peningkatan kejadian, Damkarmat masih menghadapi keterbatasan sumber daya. Saat ini, instansi tersebut didukung sekitar 432 personel lapangan dan 54 kendaraan operasional. Padahal, kebutuhan ideal personel diperkirakan mencapai 900 orang.

Bapemperda Soroti Raperda Pemkot Makassar yang Tak Kunjung Tuntas

Fadli juga menilai penambahan posko di berbagai wilayah diperlukan untuk mempercepat waktu tanggap petugas. Selain itu, akses jalan sempit di permukiman padat dan kerumunan warga kerap menjadi kendala saat penanganan kebakaran.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menyatakan pihaknya akan mengawal usulan penambahan anggaran untuk memperkuat layanan Damkarmat.

DPRD Makassar Usulkan Karebosi Jadi Ikon Basket Bertaraf Internasional

“Kami di DPRD berkomitmen mengupayakan penambahan anggaran terkhusus untuk Damkarmat. Ini dalam rangka penyebaran posko yang lebih mudah menjangkau lokasi kebakaran, yang tentunya disertai penambahan tenaga dan kendaraan pemadam,” tegas Ari, Rabu (28/10/2026).

Politisi Partai NasDem itu mengatakan usulan penambahan armada dan posko akan diperjuangkan dalam pembahasan APBD Pokok mendatang.

Selain penguatan sarana dan personel, DPRD juga mendorong penambahan anggaran sosialisasi pencegahan kebakaran. Edukasi diharapkan menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan agar warga memahami langkah pencegahan dan penanganan awal kebakaran.

“Kami berharap anggaran terkait sosialisasi pencegahan dan penanganan awal kebakaran bisa ditambah, sehingga sosialisasi dapat menyasar langsung masyarakat hingga ke tingkat kelurahan,” pungkasnya.

Sumpah Pemuda, Fraksi PKB DPRD Makassar Ajak Pemuda Hentikan Perang Kelompok

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *