KAREBAKINI.COM, MAROS – Pengerjaan peningkatan jalan di kawasan Simpang Tiga SPBU Moncongloe, Kabupaten Maros, dimulai.
Selama proses konstruksi, arus lalu lintas di ruas penghubung Moncongloe–Daya diberlakukan sistem satu lajur karena adanya pekerjaan drainase yang menjadi bagian dari proyek tersebut.
Kepala Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, M Iqbal, mengatakan, pengaturan lalu lintas mulai diberlakukan sejak 1 Agustus hingga 20 Agustus 2026.
“Sebenarnya bukan buka tutup jalan, tetapi akses yang digunakan hanya satu lajur sehingga kendaraan harus mengantre untuk melintas,” katanya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Setelah pekerjaan drainase selesai, ruas jalan akan ditutup total mulai 21 Agustus hingga 17 September 2026 untuk mempercepat proses pembangunan.
Selama masa pengerjaan, masyarakat yang hendak menuju kawasan Daya, Kima, maupun wilayah sekitarnya diminta memanfaatkan jalur alternatif guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Pengendara menuju Daya dan Kima dapat melewati jalur Dusun Biringje’ne atau jalur Kodam III. Sementara masyarakat yang menuju arah Antang dapat melintasi Moncongloe Lappara hingga tembus ke BTP.

“Untuk kendaraan menuju kawasan Sudiang disarankan melalui jalur Pattontongan. Sebenarnya banyak jalur alternatif, hanya saja memang agak jauh. Jadi warga diminta untuk berangkat kerja lebih cepat dari biasanya,” jelasnya.
Salah seorang warga Perumahan Bina Sarana Residen, Ashadil, mengaku selama ini selalu melintasi Simpang Tiga SPBU Moncongloe untuk berangkat bekerja. Namun, saat penutupan jalan diberlakukan, dia akan menggunakan jalur alternatif melalui Biringje’ne.
“Memang kalau dari arah rumah agak memutar, tapi kalau nanti sudah mulai pengerjaan maka tidak ada jalan lain selain memutar,” ujarnya.
Pria berusia 39 tahun itu mengatakan hingga siang tadi dirinya masih melintas melalui jalur tersebut karena pengerjaan belum dimulai.
“Sampai tadi saya masih lewat jalur yang biasa. Belum ada pengerjaan. Mungkin besok baru mulai dilakukan buka tutup jalan. Tapi memang sudah ada material bangunan di pinggir jalan,” pungkasnya.


Komentar