KAREBAKINI.COM, MAROS – Sebanyak 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maros mulai menjalani rangkaian pembekalan dan pelatihan sebagai persiapan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros telah menyusun jadwal pembekalan, latihan, hingga karantina bagi para peserta yang merupakan siswa-siswi SMA/sederajat hasil seleksi tahun ini.
Kepala Badan Kesbangpol Maros, Herwan, mengatakan pembekalan dimulai pada Senin (20/7/2026). Selanjutnya, para calon Paskibraka akan menjalani latihan intensif di lapangan mulai 21 Juli hingga menjelang pelaksanaan upacara.
“Mulai 21 Juli peserta menjalani latihan di lapangan secara intensif sebagai persiapan pelaksanaan tugas pada 17 Agustus nanti,” ujar Herwan.
Memasuki Agustus, seluruh calon Paskibraka akan menjalani masa karantina di Asrama ATKP Maros. Karantina dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 8 hingga 18 Agustus 2026.
Selama masa karantina, seluruh kebutuhan peserta ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Maros, termasuk konsumsi sebanyak tiga kali sehari.
Herwan menjelaskan, 72 calon Paskibraka tersebut terdiri atas 36 putra dan 36 putri yang berasal dari berbagai SMA/sederajat di Kabupaten Maros. Mereka dinyatakan lolos setelah melalui tahapan seleksi yang dilakukan tanpa pembagian kuota berdasarkan kecamatan.
“Tahun ini, sekolah yang paling banyak meloloskan siswanya adalah SMA Negeri 1 Maros dan SMA Negeri 3 Maros,” katanya.
Dalam proses pelatihan, Kesbangpol menggandeng personel TNI dan Polri sebagai pelatih. Mereka akan membekali peserta dengan materi baris-berbaris, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter selama masa latihan.
Sementara itu, anggaran penyelenggaraan Paskibraka 2026 masih dalam tahap finalisasi. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan konsumsi, perlengkapan dan seragam peserta, honor pelatih, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya.
“Rincian anggaran masih kami finalkan karena mencakup sejumlah komponen, mulai dari konsumsi, pakaian, honor pelatih hingga kebutuhan operasional lainnya,” pungkas mantan Camat Moncongloe tersebut.

Komentar