KAREBAKINI.COM, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencatat kinerja impresif pada sektor pajak hiburan hingga April 2026. Realisasi penerimaan tidak hanya menunjukkan tren positif, tetapi juga melampaui capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar bersama mitra kerja bidang perekonomian dan keuangan, Kamis (30/4/2026).
Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Makassar, Muhammad Ambar Sallatu, mengungkapkan bahwa hingga 30 April 2026, realisasi pajak hiburan telah mencapai lebih dari Rp12 miliar. Angka ini meningkat sekitar Rp1,5 miliar dibandingkan realisasi April 2025.
“Ini menunjukkan adanya peningkatan secara year to year. Artinya, kontribusi sektor hiburan terhadap pendapatan asli daerah terus mengalami pertumbuhan,” ujarnya.
Menurut Ambar, sektor hiburan malam, termasuk aktivitas usaha yang berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol (Minol) , masih menjadi salah satu penyumbang signifikan terhadap PAD Kota Makassar. Dalam forum RDP, Bapenda bersama sejumlah OPD turut membahas kontribusi serta dinamika di sektor tersebut.
Ia juga memaparkan capaian sepanjang tahun 2025, di mana target pajak hiburan ditetapkan sebesar Rp30 miliar. Namun realisasi hingga akhir tahun justru melampaui target dengan capaian lebih dari Rp36 miliar atau surplus sekitar Rp6 miliar.
“Dari sisi realisasi, sektor pajak hiburan menunjukkan capaian yang sangat baik. Ini menjadi indikator bahwa pelaku usaha memiliki tingkat kepatuhan yang cukup tinggi dalam memenuhi kewajiban pajaknya,” jelasnya.
Meski demikian, Bapenda Makassar mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas sektor hiburan agar tren positif ini tetap berlanjut. Pihaknya menilai, keberlanjutan kontribusi terhadap PAD sangat bergantung pada kondisi usaha yang tetap tertib dan terkendali.
“Yang perlu dijaga adalah kondusivitasnya, agar sektor ini terus berjalan baik dan tetap memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah,” tutup Ambar.

Komentar